Bagaimana rasanya menapaki jalan menuju salah satu universitas terbaik dunia, yang hanya bisa diraih oleh sedikit orang? Ahmad Agung Zefi Syahputra, seorang pemuda asal Lampung, membuktikan bahwa dengan mimpi besar dan kerja keras yang tak kenal lelah, segalanya mungkin. Inilah perjalanan inspiratif Agung yang berhasil meraih beasiswa dan diterima di Imperial College London.

Awal Perjalanan
Ahmad Agung Zefi Syahputra, mengawali perjalanan akademisnya di Lampung, dari TK hingga jenjang S1 di ITERA (Institut Teknologi Sumatera). Lulus dengan gelar Sarjana Teknik Informatika, Agung memiliki keinginan besar untuk terus mengembangkan diri, terutama dalam bidang yang berhubungan dengan teknologi dan lingkungan.
Namun, perjalanan Agung menuju S2 tidak berjalan mulus. Beberapa kali ia mengalami penolakan baik dari universitas maupun beasiswa yang ia coba. Meskipun demikian, Agung tidak menyerah dan terus berusaha, hingga akhirnya berhasil diterima di Imperial College London dengan beasiswa LPDP.
Jalan Berliku Menuju Beasiswa
Pada percobaan pertama beasiswa LPDP, ia gagal dan merasa bahwa esai yang ia buat tidak cukup kuat dan relevan dengan tujuannya. Meskipun sempat merasa kecewa, Agung tidak menyerah dan memperbaiki kesalahannya. Pada percobaan kedua, ia menyesuaikan esainya dengan lebih baik, menekankan relevansi studi yang akan dilakukan dengan kebutuhan di Indonesia. Akhirnya, perjuangannya membuahkan hasil, dan Agung berhasil mendapatkan beasiswa tersebut.
Tips membuat esai beasiswa:
- Pahami tujuan beasiswa: Tuliskan dengan jelas bagaimana studi yang akan kamu lakukan relevan dengan kebutuhan negara atau daerahmu.
- Jelaskan motivasi dan tujuan pribadi: Ceritakan alasan kuat mengapa kamu ingin melanjutkan studi ke luar negeri dan bagaimana itu akan mengembangkan dirimu.
- Struktur esai yang jelas: Mulailah dengan gambaran umum tentang pendidikan dan rencanamu. Kemudian jelaskan mengapa pilihan universitas dan program studi yang dipilih cocok dengan tujuan karir dan kontribusimu di masa depan.
Perjuangan Awardee LPDP: Kunci Sukses Beasiswa
Salah satu tantangan terbesar bagi Agung adalah mempersiapkan diri untuk tes bahasa Inggris, terutama IELTS. Sebelum memutuskan untuk melanjutkan studi ke luar negeri, Agung tidak memiliki persiapan bahasa Inggris yang kuat untuk IETLS.
Tips Menghadapi IELTS:
- Mulai persiapkan jauh-jauh hari: Agung menghabiskan waktu 4 bulan untuk mempersiapkan diri melalui kelas kursus offline. Mengikuti kursus persiapan ini sangat penting karena menurutnya tes IELTS membutuhkan tips dan trik mengerjakan soalnya. Kursus IELTS di FLIP Education memiliki mentor yang berpengalaman dan mendapatkan simulasi tes IELTS.
- Trial and error: Pada tes pertama, Agung hanya mendapatkan skor 4,5. Namun, berkat latihan terus-menerus dan belajar dari kesalahan, ia berhasil meningkatkan skor menjadi 6,5 pada tes kedua. Kesalahan di awal tidak mendefinisikan akhir, melainkan menjadi pijakan untuk terus berkembang.
- Fokus pada kata-kata akademik: Agung mengungkapkan bahwa salah satu kesulitan terbesar adalah penggunaan kata-kata akademik yang tidak biasa didengarnya. Dalam persiapannya, ia banyak berlatih menguasai kosakata yang lebih formal dan sesuai dengan standar akademik.
Berjuang dengan Wawancara Beasiswa
Proses seleksi LPDP tidak hanya melibatkan esai dan IELTS, tetapi juga wawancara yang menantang. Agung memanfaatkan waktu luangnya setelah berhasil mengumpulkan semua dokumen administratif untuk fokus berlatih wawancara. Ia mengungkapkan bahwa meskipun masih bekerja penuh waktu, ia berusaha untuk membagi waktu antara pekerjaan dan latihan wawancara.
Tips Sukses Wawancara Beasiswa:
- Praktik dan persiapkan jawaban yang matang: Agung meluangkan waktu satu setengah bulan untuk latihan wawancara. Ia mengatur jadwal untuk berlatih dengan mentor dan mempersiapkan diri dengan skenario wawancara yang mungkin terjadi.
- Percaya diri: Latihan yang terencana akan membangun rasa percaya diri yang kuat saat menghadapi wawancara. Agung mengingatkan bahwa kesiapan mental sangat penting saat berhadapan dengan panelis.
- Jelaskan dengan jelas tujuan studi dan kontribusimu: Saat wawancara, pastikan kamu bisa menjelaskan dengan jelas mengapa kamu memilih bidang studi tersebut dan bagaimana itu akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.
3K: Kunci Utama Meraih beasiswa
Agung percaya bahwa ada tiga kunci utama untuk meraih beasiswa, terutama LPDP, yaitu kecakapan akademik dan non-akademik, kepribadian baik, dan kepekaan sosial untuk memahami kondisi masyarakat dan kebutuhan Indonesia.
Investasi pada Pendidikan Tak Pernah Rugi
Investasi pada pendidikan tidak pernah ada ruginya. Dengan pendidikan, kita bisa membuka banyak kesempatan untuk diri sendiri dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Bagi kamu yang sedang berjuang untuk mendapatkan beasiswa, ingatlah bahwa proses ini memang tidak mudah, tetapi usaha dan kerja kerasmu akan terbayar pada akhirnya.
Jika kamu juga ingin mempersiapkan diri untuk tes IELTS dan melanjutkan studi ke luar negeri, pertimbangkan untuk mengikuti kursus IELTS di FLIP Education. Dengan bimbingan yang tepat, kamu akan lebih siap menghadapi tantangan akademik dan beasiswa.
