Pernahkah terlintas di pikiran Anda betapa serunya menghabiskan liburan sambil tetap produktif bekerja? Walaupun mungkin terdengar seperti suatu hal yang sulit diwujudkan, ternyata impian tersebut bisa menjadi kenyataan berkat program Working Holiday Visa (WHV) yang dipersembahkan oleh pemerintah. Program ini membuka pintu bagi para pemuda Indonesia untuk merasakan sensasi liburan sambil bekerja di Australia, sekaligus memiliki potensi menabung hingga 1M!
Working Holiday Visa adalah hasil kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Australia. Dengan visa ini, pemegangnya diberi izin untuk berlibur dan bekerja di Australia selama kurang lebih satu tahun. WHV menawarkan peluang untuk pekerjaan yang mungkin terlihat sederhana, tetapi diimbangi dengan gaji yang menggiurkan.
Peluang ini bisa menjadi momen emas bagi mereka yang ingin mengumpulkan tabungan. Dengan konsistensi dan kerja keras, kemungkinan besar Anda dapat mengumpulkan dana hingga 1M. Bagi yang penasaran dengan keseruan liburan sambil bekerja dan tips mendapatkan visa WHV, berikut penjelasannya.
Baca juga: Fakta Menarik Tentang Working Holiday Visa

Keuntungan Liburan Sambil Bekerja di Luar Negeri
Menikmati liburan sambil tetap bekerja dan memiliki potensi menabung hingga 1M tidak lagi hanya sekedar impian. Kesempatan untuk menjalani kehidupan di luar negeri pun menjadi nyata. Liburan tidak hanya menghabiskan uang, melainkan juga menjadi peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Berikut beberapa keuntungan lain dari program WHV:
Baca juga: Hasilkan Tabungan Hingga 1 Milyard Dengan WHV
1. Ragam Pekerjaan yang Beragam
Dengan mendapatkan visa WHV dan pergi ke Australia, Anda tidak perlu khawatir mencari pekerjaan. Terdapat beragam jenis pekerjaan yang tersedia untuk pemegang WHV. Pekerjaan ini tidak memerlukan keterampilan khusus, bahkan cenderung sederhana dan dapat dijalankan oleh siapa saja.
Meskipun sederhana, gaji yang diperoleh cukup menggiurkan. Gaji rata-rata di Australia saat ini setidaknya 300-400 ribu rupiah per jam. Jenis pekerjaan melibatkan sektor peternakan, perkebunan, hospitality, hingga pelayan restoran. Dengan batas waktu kerja maksimal 38 jam per minggu, Anda dapat mengumpulkan penghasilan sekitar 15 juta rupiah.
2. Seleksi yang Tidak Ketat
Berbeda dengan kebanyakan proses seleksi pekerjaan di Indonesia yang cenderung ketat, di Australia terdapat banyak lowongan pekerjaan dengan persyaratan kualifikasi yang lebih rendah. Bahkan beberapa pekerjaan tidak memerlukan kualifikasi pendidikan khusus.
Yang terpenting adalah kejujuran dan kedisiplinan dalam bekerja di luar negeri. Jika atasan Anda puas dengan kinerja Anda, peluang untuk menjadi pegawai tetap tidak tertutup. Bahkan, ada potensi perpanjangan masa visa WHV.
3. Jaminan Jam Kerja yang Masuk Akal
Pekerja dijamin jam kerja yang wajar, dan gaji yang diterima sesuai dengan jam kerja yang telah diselesaikan. Namun, batasan waktu bekerja adalah 38 jam per minggu, sehingga tidak ada konsep lembur dalam lingkungan kerja.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Dengan bekerja 38 jam per minggu, Anda sudah dapat mengumpulkan tabungan dalam jumlah yang signifikan. Tidak heran minat terhadap visa WHV selalu tinggi setiap tahunnya.
4. Peluang Memperoleh Pengalaman dan Jaringan
Program WHV tidak hanya memberikan pengalaman liburan sambil bekerja, tetapi juga memberikan kesempatan untuk membangun jaringan dan hubungan di Australia. Ini sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang berencana untuk melanjutkan studi di Australia.
Tidak ada salahnya untuk mengikuti kursus atau bekerja di instansi tertentu guna memperluas jaringan. Tidak sedikit peserta WHV yang akhirnya melanjutkan pendidikan di Australia berkat keberadaan Working Holiday Visa ini.
Baca juga: Menggapai Kesuksesan Karir di Australia
Tips Mendapatkan Visa WHV Australia
Peluang untuk mendapatkan visa WHV terbuka lebar untuk pemuda Indonesia, meskipun ada tahap seleksi dengan persyaratan tertentu. Salah satu syaratnya adalah kemampuan berbahasa Inggris dengan skor IELTS minimal 4,5. Skor ini dapat dicapai dengan serius mengikuti pelajaran bahasa Inggris.
Selain IELTS, terdapat persyaratan lain yang harus dipenuhi untuk mendapatkan visa WHV. Bergabung dengan kelas bimbingan WHV dapat meningkatkan peluang Anda untuk lolos. Salah satu program bimbingan WHV yang direkomendasikan adalah dari FLIP English School.
Program ini tidak hanya membimbing proses pendaftaran WHV, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar bahasa Inggris dan mendapatkan sertifikat IELTS. Tutor yang berpengalaman dari FLIP English School akan membantu Anda mencapai persyaratan yang diperlukan.
Baca juga: Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Berangkat WHV
Jadi, itulah keuntungan liburan sambil bekerja yang menggiurkan, potensi menabung hingga 1M, serta tips untuk mendapatkan visa WHV. Bagi para pemuda yang ingin merasakan pengalaman berharga ini, bergabunglah dengan program ini dan jangan lupa untuk mengikuti kelas bimbingan WHV di FLIP English School.

