Cara ke Australia dengan student visa
image: freepik.com

Australia telah lama menjadi salah satu destinasi paling populer bagi pelajar internasional, termasuk dari Indonesia. Banyak orang mencari informasi mengenai cara ke Australia dengan student visa karena negara ini menawarkan kualitas pendidikan kelas dunia serta lingkungan yang sangat mendukung bagi pendatang.

Memutuskan untuk melanjutkan studi di sini bukan hanya soal mendapatkan gelar akademis, tetapi juga tentang pengalaman hidup mandiri di negara maju yang memiliki standar keamanan tinggi.

Proses administrasi untuk bisa masuk ke Australia memang dikenal cukup ketat dibandingkan negara lain. Anda harus memahami bahwa memahami cara ke Australia dengan student visa memerlukan ketelitian tinggi dalam mempersiapkan setiap berkas yang diminta oleh departemen imigrasi setempat.

Kesalahan kecil dalam melengkapi data bisa berakibat pada penolakan visa, yang tentu akan menunda mimpi Anda untuk belajar di luar negeri dalam waktu dekat. Oleh karena itu, persiapan matang sejak jauh hari sangatlah disarankan.

Baca juga: Mengungkap Perbedaan Budaya Kerja Krusial di Sydney, Melbourne, dan Perth

Dokumen Wajib untuk Pengajuan Visa

Langkah paling krusial dalam proses ini adalah melengkapi berkas persyaratan. Tanpa dokumen yang lengkap dan valid, otoritas imigrasi Australia tidak akan memproses permohonan Anda. Berikut adalah dokumen utama yang harus disiapkan:

1. Confirmation of Enrolment (CoE)

Ini adalah bukti bahwa Anda telah diterima di salah satu institusi pendidikan di Australia dan telah membayar biaya kuliah. Tanpa dokumen CoE ini, mustahil bagi Anda untuk menerapkan langkah-langkah dalam cara ke Australia dengan student visa secara legal. Pastikan institusi yang Anda pilih terdaftar dalam CRICOS (Commonwealth Register of Institutions and Courses for Overseas Students).

2. Bukti Kemampuan Bahasa Inggris

Australia menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama. Anda wajib melampirkan sertifikat hasil tes bahasa Inggris yang diakui, seperti IELTS. Memenuhi skor IELTS minimum yang diminta oleh kampus dan pihak imigrasi adalah harga mati. Biasanya, skor yang dibutuhkan bervariasi tergantung jenjang pendidikan yang diambil, namun rata-rata membutuhkan skor band 5.5 hingga 6.5.

3. Genuine Temporary Entrant (GTE)

Anda harus membuat pernyataan tertulis yang meyakinkan bahwa niat utama Anda datang ke Australia adalah murni untuk belajar, bukan untuk menetap secara ilegal. Dokumen ini harus menjelaskan hubungan studi dengan masa depan karir Anda di Indonesia. Ini adalah salah satu syarat visa pelajar yang paling sering menjadi alasan penolakan jika tidak ditulis dengan argumentasi yang kuat.

4. Bukti Keuangan (Financial Capacity)

Pemerintah Australia ingin memastikan bahwa Anda memiliki dana yang cukup untuk membiayai studi dan biaya hidup Australia selama masa tinggal. Anda perlu melampirkan rekening koran atau bukti sponsor yang menunjukkan ketersediaan dana sesuai standar yang ditetapkan imigrasi untuk setahun pertama.

Tahapan Proses Cara ke Australia dengan Student Visa

Setelah semua dokumen terkumpul, Anda akan memasuki fase pengajuan teknis. Proses ini bisa memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan tergantung kelengkapan data. Berikut adalah alur yang biasanya dilalui:

1. Membuat Akun ImmiAccount

    Segala proses pengajuan visa Australia dilakukan secara daring melalui portal ImmiAccount. Di sini Anda akan mengunggah semua dokumen digital yang telah disiapkan sebelumnya. Pastikan Anda mengikuti prosedur cara ke Australia dengan student visa yang tertera di situs resmi Department of Home Affairs agar tidak salah langkah dalam mengisi formulir aplikasi.

    2. Melakukan Pemeriksaan Kesehatan

      Setelah aplikasi diajukan, Anda akan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check-up) di rumah sakit atau klinik yang ditunjuk resmi oleh pemerintah Australia (panel physician). Hasil pemeriksaan ini akan dikirim langsung oleh pihak rumah sakit ke imigrasi. Kesehatan fisik adalah salah satu syarat visa pelajar yang mutlak untuk menjamin Anda tidak membawa penyakit menular ke negara tersebut.

      3. Melakukan Pengambilan Biometrik

        Langkah selanjutnya adalah pengambilan data biometrik berupa sidik jari dan foto wajah di pusat permohonan visa (VFS Global). Anda akan menerima surat pengantar untuk melakukan proses ini setelah submit aplikasi. Pastikan untuk datang tepat waktu sesuai jadwal janji temu agar proses verifikasi identitas berjalan lancar.

        4. Menunggu Keputusan Visa

          Ini adalah tahap yang paling mendebarkan. Jika Anda telah memenuhi skor IELTS minimum dan melengkapi semua syarat visa pelajar dengan benar, peluang visa disetujui akan sangat besar. Waktu tunggu bervariasi, namun Anda bisa memantau status aplikasi secara berkala melalui akun ImmiAccount Anda.

          Baca juga: Jam Kerja dengan Visa WHV: Berikut Batas Maksimal Sebenarnya!

          Manfaat Strategis Visa Pelajar Australia

          Memiliki visa pelajar Australia memberikan keuntungan ganda yang jarang dimiliki oleh visa negara lain. Selain akses pendidikan, visa ini memberikan fleksibilitas bagi pemegangnya. Berikut adalah keuntungan utamanya:

          1. Izin Bekerja Paruh Waktu

            Salah satu daya tarik utama cara ke Australia dengan student visa adalah adanya izin kerja resmi. Pemegang visa ini diizinkan untuk kuliah sambil kerja dengan batasan jam tertentu (biasanya 48 jam per dua minggu saat masa kuliah aktif). Hal ini sangat membantu mahasiswa internasional untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan pengalaman kerja global.

            2. Meringankan Beban Finansial

              Dengan kesempatan kuliah sambil kerja, Anda bisa menutupi sebagian biaya hidup Australia yang tergolong tinggi, seperti biaya sewa tempat tinggal atau makan sehari-hari. Banyak mahasiswa Indonesia yang memanfaatkan peluang ini dengan bekerja di sektor hospitality, ritel, atau layanan administrasi.

              3. Akses Layanan Kesehatan

                Pemegang student visa diwajibkan memiliki asuransi kesehatan OSHC (Overseas Student Health Cover). Asuransi ini menjamin akses Anda ke layanan kesehatan di Australia tanpa harus khawatir dengan biaya pengobatan yang sangat mahal. Ini memberikan rasa aman saat Anda sedang fokus belajar di luar negeri.

                4. Pengembangan Diri dan Networking

                  Tinggal di Australia memungkinkan Anda bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya. Selain mengejar akademis, Anda juga melatih kemampuan adaptasi dan membangun jejaring internasional. Kemampuan berkomunikasi yang baik, yang didukung oleh pencapaian skor IELTS minimum yang tinggi, akan memudahkan Anda bergaul dan mendapatkan koneksi berharga.

                  Baca juga: Konsekuensi Bekerja di Farm Australia yang Harus Kamu Tahu!

                  Persiapan Tes IELTS di FLIP Education Jogja

                  Penting untuk dipahami bahwa meskipun opsi kuliah sambil kerja sangat menarik, tujuan utama dari visa ini adalah pendidikan. Ada batasan jam kerja yang harus dipatuhi agar visa Anda tidak dibatalkan. Penghasilan dari kerja paruh waktu sebaiknya dianggap sebagai bantuan untuk biaya hidup Australia, bukan sebagai tujuan utama kedatangan.

                  Selain itu, perlu kami tegaskan bahwa Kampung Inggris Jogja FLIP Education bukanlah LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) atau agen penyalur TKI. FLIP adalah lembaga pendidikan yang berfokus membantu Anda mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris.

                  Langkah pertama dan terpenting dalam mempraktikkan cara ke Australia dengan student visa adalah menaklukkan tes IELTS. Tanpa sertifikat bahasa yang valid, pintu menuju Australia akan tertutup rapat. Di sinilah peran FLIP Education. Kami menyediakan program persiapan IELTS intensif yang dirancang khusus untuk membantu Anda mencapai target skor yang dibutuhkan kampus dan imigrasi.

                  Dengan metode belajar yang terstruktur dan tutor berpengalaman, FLIP Education siap membimbing Anda agar lebih percaya diri saat menghadapi tes resmi. Persiapan yang baik di FLIP tidak hanya memudahkan Anda memenuhi persyaratan visa, tetapi juga menjadi bekal berharga untuk berkomunikasi saat belajar di luar negeri nantinya.